Youtube free
- Get link
- X
- Other Apps
- Get link
- X
- Other Apps
Mengenal Sosok Presiden Soeharto, dan Bagaimana para pengawal dekatnya mengingat sosok penguasa orde baru tersebut ?
Berikut adalah Mayjen (Purn) Eddy Nalapraya yang pernah menjadi Komandan Detasemen Kawal Pribadi Presiden Ke Dua Republik Indonesia HM Soeharto.
Persiapan menjaga orang nomor satu itu, Eddy hapal betul kebiasaan Presiden Soeharto.
"Setiap pagi Beliau ingin berangkat ke kantor, Pasti tas nya yang terlebih dahulu di bawa keluar oleh ajudan, untuk dimasukan ke dalam mobil, sesaat kemudian baru Pak Harto keluar", kata Eddy
Dan, Eddy kembali melanjutkan ceritanya, sekitar pada tahun 1972, pagi-pagi benar Letnan Kolonel (Letkol) Eddy melapor kepada Presiden Soeharto, bahwa Ia hendak mengikuti pendidikan Sekolah Staf dan Komando di Fort Leavenword di Amerika Serikat. Menerima laporan Letnan Kolonel (Letkol) Eddy, Presiden Soeharto memanggil Ajudannya, Beliau meminta tas yang sudah berada di dalam mobil untuk di bawa kembali kedalam rumah.
"Pak Harto kemudian mengambil uang dari dalam tas, dan memberikannya kepada saya. Saya diberikan uang saku sebesar USD7500, jumlah yang sangat besar waktu itu, dapat beli mobil", kata Eddy sambil tertawa.
Setibanya di AS dan mengikuti Pendidikan Sekolah Staf dan Komando di Fort Leavenword, uang pemberian Presiden Soeharto itu dipakai Eddy untuk membeli mobil Sport Ford Mustang '72 warna merah. Di pilihnya mobil Ford Sport itu dikarenakan terlihat gagah.saat telah menyelesaikan pendidikan, Ford Mustang tersebut ikut pula dibawa pulang ke Indonesia.
Bentuk perhatian Pak Harto kepada anak buah tidak hanya itu saja, Pada saat Eddy hendak menikahkan Putrinya, rupanya kabar tersebut telah terdengar pula oleh Pak Harto dan Ibu Tien, "Mana undangannya Ed ..." ,saya ditanya seperti itu oleh Beliau, saya bilang saya malu, mau undang Pak Harto, pestanya hanya sederhana saja di rumah" kenang Pak Eddy.
Tetapi di luar dugaan Eddy, rupanya Pak Harto datang ke resepsi pernikahan putrinya dan menjadi saksi nikah, Pak Harto pun berbaur dengan tamu undangan yang lainnya. "Dulu semuanya masak sendiri, tidak pakai catering, dan Pak Harto ikut makan Kambing guling, kata Pak Eddy.
Dan masih ada lagi kebiasaan Presiden Soeharto yang kembali di ceritakan oleh Eddy, yaitu kebiasaan Pak Harto yang gemar menikmati cerutu. Saat Eddy pulang dari pendidikan Sekolah Staf dan Komando di Ford Leavenword, USA, Eddy pun membawakan hadiah cerutu khusus untuk Pak Harto. "Pak Harto sangat senang sekali menghisap cerutu dan kebanyakan cerutu-cerutu khusus hadiah dari luar negri" Beber Edy. (mcl75)
Comments
Post a Comment